- KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran
- KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah
- Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100
- Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100
- Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal
- Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS
KRITERIA PENETAPAN KKM
- Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan)
- Daya dukung
- Intake siswa
MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI
A. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :
1. Kompleksitas : - Tinggi = 1
- Sedang = 2
- Rendah = 3
2. Daya dukung : - Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
3. Intake : - Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang nilainya adalah:
(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89
9
B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:
1. Kompleksitas : - Tinggi = 50-64
- Sedang = 65-80
- Rendah = 81-100
2. Daya dukung : - Tinggi = 81-100
- Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
3. Intake : - Tinggi = 81-100
- Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.
Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.
C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai :
1. Kompleksitas : - Tinggi
- Sedang
- Rendah
2. Daya dukung : - Tinggi
- Sedang
- Rendah
3. Intake : - Tinggi
- Sedang
- Rendah
Contoh :
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar